Lucia Roberta Tough Bronze MBE (lahir 28 Oktober 1991) adalah pesepak bola profesional Inggris yang bermain sebagai bek kanan untuk klub Women's Super League, Chelsea dan tim nasional wanita Inggris. Ia sebelumnya pernah bermain untuk Sunderland, Everton, Liverpool, Lyon, Manchester City dan Barcelona, serta memperkuat Carolina Utara pada tingkat perguruan tinggi di Amerika Serikat dan Britania Raya pada Olimpiade. Bronze telah memenangkan total lima gelar Liga Champions Wanita UEFA yaitu tiga bersama Lyon dan dua bersama Barcelona; empat gelar Women's Super League, bersama Liverpool, Manchester City, dan Chelsea; serta gelar Kejuaraan Eropa Wanita UEFA 2022 dan Kejuaraan Eropa Wanita UEFA 2025 bersama Inggris. Bronze memperkuat Inggris sejak kelompok umur U-17 dan menjadi bagian dari tim nasional senior pada setiap turnamen besar sejak Kejuaraan Eropa Wanita UEFA 2013. Ia pertama kali dipercaya sebagai kapten tim nasional Inggris pada 2018. Pada Piala Dunia Wanita FIFA 2019 di Prancis, Bronze meraih Bola Perak dan membantu Inggris menempati posisi keempat.
Bronze masuk dalam Skuad All-Star pada Piala Dunia Wanita FIFA 2015 di Kanada, ketika Inggris finis di posisi ketiga. Ia juga masuk dalam Skuad All-Star pada Kejuaraan Eropa Wanita UEFA 2017 di Belanda dan Piala Dunia Wanita FIFA 2019.15 Ia dua kali meraih penghargaan Pemain Wanita Terbaik PFA, yaitu pada 2014 dan 2017.
Pada 2018 dan 2020, Bronze dinobatkan sebagai Pesepak Bola Wanita Terbaik BBC Tahun Ini. Pada 2019, ia menjadi pesepak bola Inggris pertama yang meraih Penghargaan Pemain Wanita Terbaik UEFA. Pada tahun yang sama, ia juga memenangkan penghargaan perdana Globe Soccer Award untuk Pemain Wanita Terbaik.
Pada Desember 2020, Bronze dinobatkan sebagai Pemain Wanita Terbaik FIFA (The Best FIFA Women's Player). Bronze dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam sepak bola wanita. Mantan pelatihnya, Phil Neville, menyebutnya sebagai "pemain terbaik di dunia". Men in Blazers juga memasukkan Bronze dalam daftar 100 pesepak bola terbaik sepanjang masa, yang mencakup pemain pria dan wanita.
Masa awal dan pendidikan
Lucia Roberta Tough Bronze lahir pada 28 Oktober 1991 di Berwick-upon-Tweed dari ayah berkebangsaan Portugis,, Joaquim Bronze, dan ibu berkebangsaan Inggris, Diane, née Tough. Keluarganya tinggal di Faro, Portugal, dan baru pindah kembali ke Lindisfarne (Pulau Holy, sebuah pulau di lepas pantai utara Inggris) pada minggu kelahiran Bronze. Ia hampir dilahirkan di pulau tersebut, tetapi ibunya tidak ingin mengambil risiko harus menggunakan helikopter untuk membawanya ke rumah sakit. Bronze berkewarganegaraan Britania Raya–Portugis dan memiliki seorang kakak laki-laki serta seorang adik perempuan. Sesuai dengan tradisi penamaan Portugis, ketiga bersaudara tersebut menggunakan nama keluarga dari kedua orang tua mereka. Karena lahir di Inggris, nama keluarga dari pihak ibu, Tough, digunakan Bronze sebagai nama tengah dalam konteks tersebut. Mereka dibesarkan secara kedwibahasaan, meskipun Bronze pernah mengatakan bahwa ia tidak terlalu nyaman ketika berbicara dalam bahasa Portugis. Saat masih kecil, ia dikenal sebagai anak yang sangat pemalu dan tidak banyak berbicara secara umum.
Saat masih kecil, Bronze mulai bermain sepak bola bersama kakak laki-lakinya dan teman-temannya. Ia pertama kali bermain sepak bola di Faro. Ia kemudian tumbuh besar di wilayah Inggris Timur Laut, tinggal di Lindisfarne, tempat keluarga dari pihak ibunya berasal dan pernah menjadi penjaga Kastil Lindisfarne, serta di Belford dan Alnwick. Setelah bermain sepak bola untuk Belford, Bronze bergabung dengan Alnwick Town saat masih muda dan bertahan di klub tersebut hingga kelompok usia di bawah 11 tahun. Namun, peraturan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) melarangnya untuk terus bermain bersama tim putra setelah berusia 12 tahun.Dalam tim junior Alnwick, Bronze merupakan pemain terbaik di timnya dan memperoleh enam penghargaan "pemain terbaik pertandingan" dari delapan pertandingan. Manajer tim berupaya agar Bronze dapat terus bermain setelah berusia 12 tahun dan membantunya membuka kasus diskriminasi terhadap FA dengan harapan aturan tersebut dapat dikecualikan untuknya. FA tidak memberikan pengecualian, tetapi menetapkan target untuk mendukung lebih banyak tim sepak bola putri di wilayah pedesaan Inggris bagian utara sebagai solusi alternatif. Setelah memenangkan Kejuaraan Eropa Wanita UEFA 2022, sebuah plakat yang menghormati Bronze sebagai bagian dari kampanye "Where Greatness Is Made" dipasang di stadion Alnwick Town.
Bronze bersekolah di Duchess's Community High School di Alnwick bersama pelari jarak menengah Laura Weightman dan calon rekan setimnya di tim nasional Inggris, Lucy Staniforth. Di sekolah ini, ia bermain sebagai gelandang dan menjadi kapten tim sepak bola. Ia juga mengikuti berbagai olahraga beregu lainnya, termasuk menjadi kapten tim tenis dan hoki lapangan. Ia pernah menjadi juara tingkat daerah dalam ketiga cabang olahraga tersebut. Ibunya mendorong Bronze untuk menekuni tenis daripada sepak bola. Namun, ibunya kemudian mendukung ambisi Bronze setelah FA memberitahunya bahwa Bronze tidak lagi diperbolehkan bermain dalam tim putra. Meskipun lebih menyukai olahraga beregu, Bronze mengikuti berbagai cabang olahraga lainnya. Ia mencapai final tingkat nasional dalam lari lintas alam dan pancalomba, serta pernah memiliki ambisi untuk tampil di Olimpiade sebagai pelari nomor 800 meter. Ibunya merupakan seorang guru matematika. Bronze sendiri memiliki ketertarikan terhadap matematika dan pernah memperoleh penghargaan perunggu dalam United Kingdom Mathematics Trust Challenge.
Pada usia 17 tahun, pada 2009, Bronze menyelesaikan pendidikan tingkat sixth form satu tahun lebih awal. Ia kemudian pindah ke Carolina Utara untuk belajar di Universitas Carolina Utara, Chapel Hill dan bermain untuk tim sepak bola wanita Tar Heels pada tingkat perguruan tinggi.
Setelah satu tahun, ia kembali ke Inggris dan pindah ke Leeds Metropolitan University untuk melanjutkan pendidikan di bidang ilmu olahraga. Ia lulus pada 2013. Bronze menulis disertasinya mengenai cedera ligamen anterior cruciatum (ACL) dalam olahraga wanita. Selama berkuliah di Leeds, Bronze bekerja di sebuah bar dan di Domino's Pizza.
Kegiatan lain dan pengaruh di media
![Bronze (kanan) dan [Kelly Smith] (tengah) memberikan analisis pertandingan dari sisi lapangan dalam laga antara Chelsea dan Notts County pada 2015.](https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/59/Chelsea_Ladies_1_Notts_County_Ladies_0_%2819588385163%29_%282%29_%28cropped%29.jpg/960px-Chelsea_Ladies_1_Notts_County_Ladies_0_%2819588385163%29_%282%29_%28cropped%29.jpg)
Bronze juga menjadi advokat bagi pesepak bola profesional lainnya. Ia merupakan perwakilan pemain dalam Global Player Council milik serikat pemain sepak bola global FIFPRO yang memberikan masukan dalam pengambilan keputusan terkait sepak bola internasional. Ia bergabung dengan dewan tersebut pada 2020 dan terpilih kembali untuk melanjutkan perannya ketika dewan tersebut diperluas pada 2022. Ia juga menjadi perwakilan EE dalam program Hope United, yang antara lain bertujuan menangani pelecehan daring yang ditujukan kepada para pemain.
Dalam mendukung penyediaan akses bagi anak perempuan untuk bermain sepak bola, Bronze berpartisipasi dalam sebuah pertandingan pada 2016 yang mempertemukan 100 siswi sekolah melawan tim All-Star yang terdiri atas para pemain tim nasional wanita Inggris. Bronze disebut sebagai salah satu pemain yang turut membentuk perkembangan sepak bola wanita sepanjang kariernya, yang mencakup dua era. Pada Penghargaan Tahun Baru 2023, ia diangkat sebagai anggota Bintang Kekaisaran Britania Raya (MBE) atas jasanya terhadap sepak bola.
Sejak 2019, menjelang Piala Dunia Wanita FIFA 2019, Bronze menulis kolom mengenai sepak bola untuk majalah Metro. Sejak 2021, ia juga menulis kolom untuk Give Me Sport Women.
Kehidupan Pribadi
Bronze merupakan seorang multibahasa yang dapat berbicara dalam bahasa Inggris, Portugis, Spanyol, dan Prancis. Ia mempelajari bahasa Prancis ketika bermain untuk Lyon dan bahasa Spanyol ketika bermain untuk Barcelona. Saat bermain di Barcelona, ia tidak menggunakan penerjemah karena memiliki pengetahuan bahasa Portugis dan Prancis. Bronze memiliki beberapa tato meskipun memiliki fobia terhadap jarum Tato tersebut menampilkan bintang-bintang yang dibuatnya bersama rekan-rekannya di Tar Heels setelah memenangkan kejuaraan pada 2009, ketika Bronze baru berusia 18 tahun. Tato tersebut juga menampilkan desain yang dibuatnya sendiri ketika berusia sekitar 21 tahun, berupa kata "família" (bahasa Portugis untuk "keluarga") dan siluet Kastil Lindisfarne, yang mencerminkan asal-usulnya. Bronze tumbuh besar bersama anjing peliharaan. Ia memiliki seekor West Highland White Terrier bernama Narla. Pada 2023, ia menjalin hubungan dengan mantan rekan setimnya di Barcelona, Ona Batlle.
Sebelum menganggap sepak bola sebagai pilihan karier penuh waktu, Bronze berencana menjadi akuntan dan tetap bermain sepak bola sebagai hobi. Ia juga pernah menyatakan bahwa jika tidak menekuni sepak bola, ia kemungkinan akan memilih cabang olahraga lain sebagai karier. Bronze mengalami cedera lutut selama sebagian besar karier seniornya. Pada 2019, ia mengatakan bahwa salah satu alasan yang membuatnya terus bermain adalah karena ia menganggap kematian seorang teman masa kecilnya jauh lebih berat daripada rasa sakit yang dialaminya. Ia tidak menghadiri pemakaman temannya tersebut karena harus bermain dalam Kejuaraan Eropa U-19, yang kemudian dimenangkannya. Pada masa sekitar kematian temannya, Bronze juga merasa bersalah karena tidak menghadiri pemakaman tersebut dan mengalami kesulitan untuk berlari. Ia kemudian menemui seorang psikolog olahraga untuk mengatasi kondisi tersebut. Bronze telah didiagnosis dengan autisme, ADHD, dan disleksia. Ia juga aktif menyuarakan pentingnya dukungan terhadap kesehatan mental secara umum.
Pranala luar
- Lucy Bronze di X
- Lucy Bronze Diarsipkan 2017-03-13 di Wayback Machine di situs web TheFA.com
- Lucy Bronze di situs web Scoresway.com
- Lucy Bronze Diarsipkan 2017-02-11 di Wayback Machine di situs web Manchester City W.F.C.
