David de Gea Quintana (pelafalan dalam bahasa Spanyol: ; lahir 7 November 1990) adalah pemain sepak bola profesional Spanyol yang bermain sebagai penjaga gawang untuk klub Serie A, Fiorentina. Ia dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di generasinya.
Lahir di Madrid dan dibesarkan di dekat Illescas, De Gea memulai karier sepak bolanya bersama dengan Atlético Madrid, meningkat melalui sistem akademi di klub sebelum melakukan debut seniornya pada tahun 2009, saat berusia 18 tahun. Setelah dijadikan penjaga gawang pilihan pertama Atlético, dia membantu tim memenangkan Liga Eropa UEFA dan Piala Super UEFA pada tahun 2010. Penampilannya kemudian menarik perhatian Manchester United, dan De Gea bergabung ke klub tersebut pada tahun 2011 dengan harga £18,9 juta, rekor Inggris untuk penjaga gawang saat itu.
Selama waktunya di Manchester United, De Gea membuat lebih dari 500 penampilan dan memenangkan gelar Liga Utama Inggris, satu Piala FA, dua Piala EFL, tiga Community Shield FA dan Liga Eropa UEFA. Selama tiga musim berturut-turut dari 2013–14 hingga 2015–16, dia terpilih sebagai United's Pemain Terbaik Tahunan Sir Matt Busby, pemain pertama dalam sejarah penghargaan yang menang dalam tiga kesempatan berturut-turut (total empat), serta termasuk dalam empat kali berturut-turut (total lima) Tim Terbaik Tahun Ini versi PFA dari tahun 2015 hingga 2018. Pada 2018, namanya masuk dalam FIFA FIFPro World11. De Gea meninggalkan United setelah kontraknya berakhir pada 2023.
Dianggap oleh banyak orang sebagai penerus Iker Casillas sebagai kiper jangka panjang Spanyol, De Gea adalah sang kapten Spanyol U-21 yang memenangkan Kejuaraan Eropa di 2011 dan 2013, dan juga berkompetisi di Olimpiade Musim Panas 2012. Dia melakukan debut untuk tim senior pada tahun 2014 dan terpilih sebagai salah satu pemain Spanyol di Piala Dunia tahun itu. De Gea ditunjuk sebagai kiper utama Spanyol untuk Kejuaraan Eropa UEFA 2016 dan Piala Dunia FIFA 2018, dan menerima kritik atas penampilannya di pertandingan terakhir. Dia kehilangan tempat utamanya setelah digantikan Unai Simón sejak gelaran UEFA Euro 2020.
Karier klub
Atletico Madrid
Tim Muda dan Atlético B
Lahir di Madrid dan dibesarkan di Illescas, De Gea bergabung dengan Atlético Madrid pada usia 13 tahun ketika pelatihnya saat itu Juan Luis Martín berbohong kepada klub yang Rayo Vallecano ditetapkan untuk mengontraknya. Beberapa hari kemudian, Diego Díaz memantau De Gea dan langsung merekrutnya. Ia meniti karier melalui jenjang tim muda klub tersebut sebelum menandatangani kontrak profesional pertamanya pada tahun 2008 saat berusia 17 tahun, yang mengikatnya dengan Atlético hingga tahun 2011. Ia menjalani musim keduanya bersama Atlético Madrid B di Segunda División B. Pada musim panas 2009, De Gea didekati oleh Numancia dan klub Inggris Queens Park Rangers terkait kemungkinan kepindahan dengan status pinjaman, di mana direktur olahraga Atlético, Jesús García Pitarch, mendorong agar ia pindah ke Numancia. De Gea menolak pendekatan tersebut dan dihukum dengan dipaksa berlatih sendirian. Beberapa minggu kemudian, manajer Atlético, Abel Resino, melihat De Gea berlatih sendirian dan memintanya untuk berlatih bersama tim utama, di mana ia ditempatkan sebagai kiper pilihan ketiga. Pada musim panas yang sama, Atlético menolak tawaran dari klub Inggris Wigan Athletic untuk transfer permanen De Gea.
Musim 2009–10: Pemanggilan ke tim utama
Saat kiper utama Sergio Asenjo sedang menjalani tugas internasional di Piala Dunia U-20 FIFA 2009, De Gea dipanggil ke tim senior sebagai pelapis bagi Roberto Jiménez. Ia melakoni debutnya bersama tim utama Atlético pada usia 18 tahun, tepatnya pada 30 September 2009, dengan masuk sebagai pemain pengganti setelah Roberto mengalami cedera pada menit ke-27 dalam pertandingan fase grup Liga Champions UEFA 2009–10 melawan Porto di kandang lawan; De Gea kebobolan dua gol di akhir pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 2–0 bagi Atlético. Akibat cedera yang dialami Roberto, De Gea kemudian menjalani debutnya di La Liga tiga hari berselang dalam pertandingan kandang melawan Real Zaragoza; Ia menyebabkan terjadinya tendangan penalti pada menit ke-19, namun segera menebus kesalahannya dengan menepis tendangan Marko Babić dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2–1. Ia menyebut pengalaman tampil perdana di Stadion Vicente Calderón sebagai "impian sejak kecil". Pada Januari 2010, De Gea disebut-sebut sebagai calon pengganti kiper Manchester United, Edwin van der Sar, yang akan pensiun pada tahun 2011. Namun, beberapa hari kemudian, ia menandatangani kontrak baru yang akan membuatnya tetap bersama Atlético hingga tahun 2013.
Setelah beberapa kesalahan fatal yang dilakukan Asenjo, serta kedatangan Quique Sánchez Flores sebagai manajer, De Gea mengakhiri musim 2009–10 sebagai kiper utama. Ia meraih dua penghargaan man of the match selama periode tersebut, yakni saat melawan Athletic Bilbao dan Valencia. Selain itu, ia tampil dalam delapan pertandingan dalam kampanye juara klub di Liga Europa UEFA 2009–2010, termasuk kemenangan 2–1 di partai final melawan Fulham. Diego Forlán kemudian berkomentar mengenai musim pertamanya, "David sudah cukup mumpuni untuk level tertinggi pada usia 19 tahun dan para pemain menaruh kepercayaan kepadanya."
Musim 2010–11
De Gea mengawali musim 2010–11 dengan mencatatkan tidak kebobolan dalam kemenangan 2–0 atas Inter Milan di Piala Super UEFA 2010; Pada menit ke-90, ia menepis tendangan penalti Diego Milito. Pada bulan September, dilaporkan bahwa manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, melewatkan pertandingan Piala EFL melawan Scunthorpe United demi bepergian ke Spanyol untuk menyaksikan aksi De Gea saat melawan Valencia. De Gea menepis rumor tersebut dengan mengatakan, "Yang terpenting adalah saya memiliki kontrak di sini dan saya adalah pemain Atletico hingga tahun 2013."
Menyusul penampilan "sempurna"-nya dalam Derby Madrid pada 7 November, De Gea digadang-gadang sebagai penerus kiper Real Madrid, Iker Casillas, di tim nasional Spanyol, sebuah pandangan yang diamini oleh Casillas yang mengatakan, "Di Spanyol, kita beruntung memiliki kiper-kiper yang sangat hebat dan De Gea mungkin akan segera bersaing memperebutkan posisi saya di tim," sementara pelatih Spanyol, Vicente del Bosque, menyebut De Gea sebagai "masa depan tim". Ia tetap menjadi kiper utama yang tak tergantikan sepanjang sisa musim, serta tampil dalam setiap pertandingan La Liga bagi timnya yang akhirnya finis di peringkat ketujuh.
Manchester United
Sepanjang musim 2010–2011, spekulasi mengenai bagaimana Manchester United akan mencari pengganti kiper mereka yang akan pensiun, Edwin van der Sar, beredar luas, dan banyak perhatian tertuju pada De Gea sebagai target utama United. Setelah pertandingan testimoni Gary Neville melawan Juventus pada 24 Mei, manajer United, Sir Alex Ferguson, mengklaim bahwa kesepakatan telah dicapai untuk mendatangkan De Gea ke Old Trafford; namun, hal ini kemudian dibantah oleh perwakilan sang pemain maupun manajemen Atlético, dengan De Gea menyatakan bahwa ia tidak akan memikirkan masa depannya hingga turnamen Kejuaraan U-21 Eropa UEFA 2011 usai. Menyusul kemenangan Spanyol dalam turnamen tersebut, De Gea terlihat berada di Manchester untuk menjalani tes medis bersama United pada tanggal 27 Juni. Keesokan harinya, ia melaporkan bahwa United sedang mengajukan tawaran kontrak kepadanya, dan transfer tersebut dikonfirmasi pada 29 Juni dengan nilai transfer yang saat itu memecahkan rekor Inggris untuk seorang penjaga gawang, yakni sekitar £18,9 juta.
Saat tumbuh dewasa, De Gea mengagumi penjaga gawang United, Peter Schmeichel, dan sering dibandingkan dengan Van der Sar, yang diperkuat dengan julukan "Van der Gea".
Fiorentina
Setelah menghabiskan sepanjang musim 2023–2024 sebagai pemain bebas transfer, pada 9 Agustus 2024, De Gea bergabung dengan klub Serie A, Fiorentina. Pada 22 Agustus, ia menjalani debutnya untuk klub tersebut dalam pertandingan yang berakhir imbang 3–3 melawan Puskás Akadémia di babak play-off Liga Konferensi UEFA musim 2024–2025. Kemudian pada tahun yang sama, tepatnya 6 Oktober, ia berhasil menepis dua tendangan penalti, yang memastikan kemenangan 2–1 atas AC Milan. Pada 31 Mei 2025, De Gea menandatangani kontrak baru dengan Fiorentina, yang membuatnya tetap berada di klub tersebut hingga tahun 2028.
Karier internasional
Junior
De Gea membantu tim U-17 Spanyol menjuarai Kejuaraan Eropa U-17 UEFA 2007, serta menempati posisi kedua pada Piala Dunia U-17 FIFA 2007. Pada awal Mei 2010, berkat penampilan gemilangnya bersama Atlético, ia dimasukkan oleh pelatih tim senior Vicente del Bosque ke dalam daftar sementara berisi 30 pemain untuk Piala Dunia 2010; namun, ia tidak masuk dalam skuad akhir. Pada tahun 2011, ia menjadi bagian dari tim Spanyol U-21 yang menjuarai Kejuaraan U-21 Eropa UEFA 2011 dan namanya masuk dalam Skuad Terbaik Turnamen versi UEFA.
Pada 15 Mei 2012, De Gea dipanggil ke tim senior Spanyol untuk dua pertandingan melawan tim senior Serbia dan tim senior Tiongkok. Ia sempat dipertimbangkan untuk masuk skuad asuhan Del Bosque di Kejuaraan Eropa UEFA 2012, namun tidak terpilih dalam daftar akhir yang berisi 23 pemain. Namun, ia terpilih untuk bermain di Olimpiade Musim Panas 2012, dan tampil dalam ketiga pertandingan saat tim nasional tersebut tersingkir di fase grup. De Gea merupakan bagian dari tim Spanyol U-21 yang berhasil mempertahankan gelar juara Eropa pada tahun 2013 dan namanya masuk dalam Skuad Terbaik Turnamen untuk kedua kalinya.
Senior
Pada 13 Mei 2014, De Gea masuk dalam skuad sementara berisi 30 pemain tim nasional Spanyol untuk Piala Dunia 2014, dan kemudian terpilih masuk ke dalam skuad akhir. Ia mencatatkan penampilan internasional senior pertamanya saat melawan El Salvador dalam pertandingan persahabatan yang berakhir dengan kemenangan 2–0 pada 8 Juni sebagai persiapan menghadapi turnamen tersebut; ia masuk menggantikan Iker Casillas pada tujuh menit terakhir pertandingan di FedExField, Washington D.C. Sebagai kiper pilihan ketiga di belakang Casillas dan Pepe Reina, De Gea menjadi satu-satunya anggota skuad yang tidak bermain dalam Piala Dunia tersebut, di mana Spanyol tersingkir pada fase grup. Pada 4 September 2014, ia tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bagi Spanyol, bermain penuh selama 90 menit melawan Prancis dalam pertandingan persahabatan dan kebobolan satu gol dari Loïc Rémy yang menyebabkan kekalahan 1–0. Ia memainkan pertandingan internasional kompetitif pertamanya pada penampilan ketiganya tanggal 12 Oktober, mencatatkan tidak kebobolan dalam kemenangan tandang 4–0 atas Luksemburg di kualifikasi Kejuaraan Eropa UEFA 2016.
Banyak pihak menjagokan De Gea untuk menggantikan Casillas sebagai kiper utama jangka panjang, termasuk Casillas sendiri. Pada 31 Mei 2016, ia dimasukkan ke dalam skuad akhir Spanyol yang beranggotakan 23 pemain pilihan Vicente del Bosque untuk Kejuaraan Eropa UEFA 2016. Ia tampil sebagai starter dalam pertandingan pembuka melawan Ceko di Toulouse, serta mencatatkan tidam kebobolan dalam kemenangan 1–0. Ia kembali mencatatkan tidak kebobolan saat melawan Turki, di mana Spanyol menang 3–0. Namun, pada pertandingan berikutnya, ia kebobolan dua gol saat melawan Kroasia dan timnya kalah 2–1. Spanyol tersingkir di babak 16 besar pada 27 Juni, setelah lawan mereka, Italia, mencetak dua gol yang menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.
Statistik karier
- Per pertandingan dimainkan 17 Mei 2026.
| Klub | Musim | Liga | Piala nasional | Piala liga | Eropa | Lainnya | Total | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| Atlético Madrid B | 2008–09 | Segunda División B | 35 | 0 | — | — | — | — | 35 | 0 | ||||
| Atlético Madrid | 2009–10 | La Liga | 19 | 0 | 7 | 0 | — | 9 | 0 | — | 35 | 0 | ||
| 2010–11 | La Liga | 38 | 0 | 5 | 0 | — | 5 | 0 | 1 | 0 | 49 | 0 | ||
| Total | 57 | 0 | 12 | 0 | — | 14 | 0 | 1 | 0 | 84 | 0 | |||
| Manchester United | 2011–12 | Liga Utama Inggris | 29 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 8 | 0 | 1 | 0 | 39 | 0 |
| 2012–13 | Liga Utama Inggris | 28 | 0 | 5 | 0 | 1 | 0 | 7 | 0 | — | 41 | 0 | ||
| 2013–14 | Liga Utama Inggris | 37 | 0 | 0 | 0 | 4 | 0 | 10 | 0 | 1 | 0 | 52 | 0 | |
| 2014–15 | Liga Utama Inggris | 37 | 0 | 5 | 0 | 1 | 0 | — | — | 43 | 0 | |||
| 2015–16 | Liga Utama Inggris | 34 | 0 | 6 | 0 | 1 | 0 | 8 | 0 | — | 49 | 0 | ||
| 2016–17 | Liga Utama Inggris | 35 | 0 | 1 | 0 | 5 | 0 | 3 | 0 | 1 | 0 | 45 | 0 | |
| 2017–18 | Liga Utama Inggris | 37 | 0 | 2 | 0 | 0 | 0 | 6 | 0 | 1 | 0 | 46 | 0 | |
| 2018–19 | Liga Utama Inggri | 38 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 9 | 0 | — | 47 | 0 | ||
| 2019–20 | Liga Utama Inggris | 38 | 0 | 1 | 0 | 2 | 0 | 2 | 0 | — | 43 | 0 | ||
| 2020–21 | Liga Utama Inggris | 26 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 10 | 0 | — | 36 | 0 | ||
| 2021–22 | Liga Utama Inggris | 38 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 7 | 0 | — | 46 | 0 | ||
| 2022–23 | Liga Utama Inggris | 38 | 0 | 6 | 0 | 2 | 0 | 12 | 0 | — | 58 | 0 | ||
| Total | 415 | 0 | 28 | 0 | 16 | 0 | 82 | 0 | 4 | 0 | 545 | 0 | ||
| Fiorentina | 2024–25 | Serie A | 35 | 0 | 0 | 0 | — | 7 | 0 | — | 42 | 0 | ||
| 2025–26 | Serie A | 37 | 0 | 0 | 0 | — | 9 | 0 | — | 46 | 0 | |||
| Total | 72 | 0 | 0 | 0 | — | 16 | 0 | — | 88 | 0 | ||||
| Total karier | 579 | 0 | 40 | 0 | 16 | 0 | 112 | 0 | 5 | 0 | 752 | 0 | ||
Prestasi
Atlético Madrid
- Liga Eropa UEFA: 2009–10
- Piala Super UEFA: 2010
- Runner-up Piala Raja Spanyol: 2009–10
Manchester United
- Liga Utama Inggris: 2012–13
- Piala FA: 2015–16; runner-up: 2017–18, 2022–23
- Piala EFL: 2016–17, 2022–23
- Community Shield FA: 2011, 2013, 2016
- Liga Eropa UEFA: 2016–17; runner-up: 2020–21
Spanyol U-17
- Kejuaraan U-17 Eropa UEFA: 2007
- Runner-up Piala Dunia U-17 FIFA: 2007
Spanyol U-21
Spanyol
- Runner-up Liga Negara UEFA: 2020–21
Individu
- UEFA European Under-21 Championship Team of the Tournament: 2011, 2013
- PFA Team of the Year: 2012–13 Premier League, 2014–15 Premier League, 2015–16 Premier League, 2016–17 Premier League, 2017–18 Premier League
- Premier League Player of the Month: January 2022
- PFA Fans' Premier League Player of the Month: November 2014
- Sir Matt Busby Player of the Year: 2013–14, 2014–15, 2015–16, 2017–18
- Manchester United Players' Player of the Year: 2013–14, 2014–15, 2017–18
- UEFA Europa League Squad of the Season: 2015–16
- FIFA FIFPro World11: 2018
- Premier League Golden Glove: 2017–18
Referensi
- (Inggris) Goalkeeper David de Gea poised to sign for Manchester United; The Guardian (UK). Diambil 27 Juni 2011.
- (Inggris) De Gea stands tall after whirlwind bow; UEFA.com, 5 October 2009
- (Inggris) De Gea factfiles; Sky Sports. 27 Juni 2011
Pranala luar
- Profil BDFutbol Diarsipkan 2014-06-14 di Wayback Machine
- Profil Futbolme
- (Inggris) Statistik David de Gea pada situs web resmi FIFA (diarsipkan)
Templat:Skuad Manchester United
Peringatan: Kunci pengurutan baku "Gea, David de" mengabaikan kunci pengurutan baku "De Gea, David" sebelumnya.
