Panspermia (dari bahasa Yunani: πᾶς (pas), berarti "semua", dan σπέρμα (sperma), berarti "benih") adalah hipotesis yang menyatakan bahwa kehidupan tersebar di seluruh alam semesta melalui meteoroid, asteroid, komet, dan planetoid.
Menurut gagasan ini, kehidupan yang dapat bertahan dari pengaruh angkasa, seperti bakteri ekstremofil, terperangkap dalam puing yang dilontarkan ke angkasa setelah tubrukan antara planet yang memiliki kehidupan dengan Benda Kecil Tata Surya. Bakteri akan menjadi tidak aktif selama beberapa waktu, hingga puing bertabrakan dengan planet lain. Jika permukaan planet yang baru memiliki kondisi ideal, bakteri menjadi aktif, dan proses evolusi dimulai.
Panspermia tidak menjelaskan bagaimana kehidupan pertama kali dimulai (asal-usul kehidupan), melainkan hanya menjelaskan bagaimana kehidupan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Istilah yang berkaitan namun lebih terbatas adalah eksogenesis (bahasa Yunani: ἔξω (ekso), "luar"; dan γένεσις (genesis), "asal-usul"). Hipotesis eksogenesis secara spesifik menyatakan bahwa kehidupan di Bumi berasal dari lokasi lain di Tata Surya.
Referensi
- Crick F, 'Life, Its Origin and Nature', Simon and Schuster, 1981, ISBN 0-7088-2235-5
- Hoyle F, 'The Intelligent Universe', Michael Joseph Limited, London 1983, ISBN 0-7181-2298-4
