factograf
ID

Daftar penerima Nobel Fisiologi atau Kedokteran

Daftar penerima Nobel Fisiologi atau Kedokteran

Nobel Fisiologi atau Kedokteran (bahasa Swedia: Nobelpriset i fysiologi eller medicin) dianugerahi setiap tahun oleh Institut Karolinska Swedia kepada ilmuwan dan dokter yang terlibat dalam penemuan luar biasa di dalam bidang fisiologi atau kedokteran. Penghargaan tersebut adalah salah satu dari lima Penghargaan Nobel yang didirikan pada 1895 atas kehendak Alfred Nobel (yang meninggal pada 1896), yang dianugerahi untuk jasa-jasa menakjubkan dalam bidang kimia, fisika, kesusastraan, perdamaian, dan fisiologi atau kedokteran. Sesuai dengan kehendak Nobel, penghargaan tersebut diurus oleh Yayasan Nobel dan dianugerahi oleh sebuah komite yang terdiri dari lima anggota dan seorang sekretaris eksekutif yang dipilih oleh Institut Karolinska. Meskipun umumnya disebut sebagai Nobel Kedokteran, Nobel secara spesifik menyatakan bahwa penghargaan tersebut dianugerahi untuk "fisiologi atau kedokteran" atas kehendaknya. Karena itu, penghargaan tersebut dapat diberikan dalam bidang yang lebih luas. Nobel Fisiologi dan Pengobatan dianugerahi pada 1901 kepada Emil Adolf von Behring, dari Jerman. Setiap penerima meraih sebuah medali, sebuah diploma dan sebuah penghargaan berupa uang yang jumlahnya beragam setiap tahunnya. Pada 1901, von Behring meraih 150,782 SEK, yang setara dengan 7,731,004 SEK pada Desember 2008. Pada 2013, penghargaan tersebut diberikan kepada James E. Rothman, Randy W. Schekman dan Thomas C. Südhof. Penghargaan tersebut dipersembahkan di Stockholm di sebuah acara tahunan pada 10 Desember, hari peringatan kematian Nobel.

Para penerima yang memenangkan Penghargaan Nobel berasal dari berbagai bidang yang terkait dengan fisiologi dan kedokteran. Pada 2009, 8 Penghargaan dianugerahi untuk jasa-jasa dalam bidang transduksi sinyal oleh protein G dan pembawa pesan kedua, 13 orang dianugerahi untuk jasa-jasa dalam bidang neurobiologi dan 13 orang dianugerahi untuk jasa-jasa dalam bidang metabolisme intermediari. Gerhard Domagk (1939), seorang warga Jerman, tidak diperbolehkan oleh pemerintahnya untuk menerima penghargaan tersebut. Ia kemudian meraih sebuah medali dan diploma, tetapi tidak dengan uangnya. Dua belas wanita memenangkan penghargaan tersebut: Gerty Cori (1947), Rosalyn Yalow (1977), Barbara McClintock (1983), Rita Levi-Montalcini (1986), Gertrude B. Elion (1988), Christiane Nüsslein-Volhard (1995), Linda B. Buck (2004), Françoise Barré-Sinoussi (2008), Elizabeth H. Blackburn (2009), Carol W. Greider (2009), May-Britt Moser dan Tu Youyou. Pada 2015, penghargaan Nobel Fisiologi dan Kedokteran telah dianugerahi kepada 210 individual, 198 lelaki dan 12 wanita. Terdapat sembilan tahun di mana Nobel Fisiologi dan Kedokteran tidak diberikan (1915–1918, 1921, 1925, 1940–1942).

Penerima

1901–1950

Tahun Penerima Negara Karya yang Diberi Penghargaan
1901 Emil Adolf von Behring Jerman penemuan terapi serum untuk perawatan difteri
1902 Sir Ronald Ross Britania Raya
India
penelitian mengenai malaria
1903 Niels Ryberg Finsen Denmark
(Kepulauan Faroe)
penemuan perawatan lupus vulgaris
1904 Ivan Petrovich Pavlov Rusia karya mengenai fisiologi sistem pencernaan
1905 Robert Koch Jerman penemuan penyebab tuberkulosis
1906 Camillo Golgi Italia penelitian mengenai sistem saraf
Santiago Ramón y Cajal Spanyol
1907 Charles Louis Alphonse Laveran Prancis penemuan mengenai protozoa yang menyebabkan penyakit
1908 Ilya Ilyich Mechnikov Rusia karya mengenai sistem kekebalan
Paul Ehrlich Jerman
1909 Emil Theodor Kocher Swiss untuk karyanya pada fisiologi, patologi dan operasi kelenjar tiroid
1910 Albrecht Kossel Jerman penelitian mengenai biologi sel terutama protein dan asam nukleat
1911 Allvar Gullstrand Swedia penelitian mengenai pembentukan citra pada lensa mata
1912 Alexis Carrel Prancis karya pada sutura pembuluh darah dan transplantasi
1913 Charles Richet Prancis penemuan anafilaksis
1914 Robert Bárány Austria penelitian apparatus vestibularis pada telinga dalam
1915 Tidak diberikan
1916
1917
1918
1919 Jules Bordet Belgia penemuan sistem komplemen pada sistem kekebalan
1920 Schack August Steenberg Krogh Denmark mempertunjukkan bahwa pertukaran udara pada paru-paru adalah suatu difusi biasa
1921 Tidak dianugerahi
1922 Archibald Vivian Hill Britania Raya penelitian pada otot, terutama mengenai produksi panas
Otto Fritz Meyerhof Jerman hubungan otot dengan metabolisme asam laktat dan penggunaan oksigen
1923 Sir Frederick Grant Banting Kanada penemuan insulin
John James Rickard Macleod Kanada
1924 Willem Einthoven Belanda penemuan mekanisme elektrokardiogram (EKG)
1925 Tidak dianugerahi
1926 Johannes Andreas Grib Fibiger Denmark penerangan Spiroptera carcinoma dan kanker yang dipengaruhi secara buatan pada hewan
1927 Julius Wagner-Jauregg Austria penyembuhan kelumpuhan umum dengan infeksi oleh malaria
1928 Charles Jules Henri Nicolle Prancis karya pada tifus
1929 Christiaan Eijkman Belanda "atas penemuan vitamin antineuritik"
Sir Frederick Gowland Hopkins Britania Raya "atas penemuan vitamin yang menstimulasi pertumbuhan"
1930 Karl Landsteiner Austria menemukan golongan darah manusia
1931 Otto Heinrich Warburg Jerman penelitian mengenai sitokrom pada pernapasan seluler
1932 Sir Charles Scott Sherrington Britania Raya karya mengenai fungsi neuron termasuk fakta bahwa rangsangan yang lebih kuat menyebabkan frekuensi yang lebih tinggi pada impuls saraf
Edgar Douglas Adrian Britania Raya
1933 Thomas Hunt Morgan Amerika Serikat penemuan peran kromosom secara genetis
1934 George Hoyt Whipple Amerika Serikat penemuan terapi hati untuk anemia
George Richards Minot Amerika Serikat
William Parry Murphy Amerika Serikat
1935 Hans Spemann Jerman penemuan pusat pengaturan pada pengembangan awal makhluk hidup
1936 Sir Henry Hallett Dale Britania Raya karya mengenai transmisi impuls saraf melalui neurotransmiter
Otto Loewi Austria
1937 Albert Szent-Györgyi von Nagyrapolt Hungaria penggambaran vitamin C dan penemuan bahwa oksigen bergabung dengan hidrogen pada pernapasan seluler
1938 Corneille Jean François Heymans Belgia penunjukkan bahwa tekanan darah dan kandungan oksigen dalam darah diukur oleh tubuh dan dialirkan ke otak
1939 Gerhard Domagk Jerman penemuan protonsil sulfonamida, obat yang pertama kali efektif melawan infeksi bakteri
1940 Tidak diberikan
1941
1942
1943 Carl Peter Henrik Dam Denmark untuk penemuan vitamin K-nya
Edward Adelbert Doisy Amerika Serikat untuk penemuan kimia alam vitamin K-nya
1944 Joseph Erlanger Amerika Serikat penemuan berbagai macam serat saraf
Herbert Spencer Gasser Amerika Serikat
1945 Sir Alexander Fleming Britania Raya penemuan penisilin dan fungsinya pada penyembuhan penyakit infeksi
Sir Ernst Boris Chain Britania Raya
Howard Walter Florey Australia
1946 Hermann Joseph Muller Amerika Serikat penemuan bahwa mutasi dapat dipengaruhi oleh sinar x
1947 Carl Ferdinand Cori Amerika Serikat penemuan bagaimana glikogen diubah menjadi glukosa pada tubuh dan mengenai efek hormon hipofisis pada metabolisme karbohidrat
Gerty Theresa Cori, née Radnitz Amerika Serikat
Bernardo Alberto Houssay Argentina penemuan peran hormon dari lobus anterior kelenjar pituitaria berpengaruh pada metabolisme gula
1948 Paul Hermann Müller Swiss untuk penemuan efisiensi tinggi DDT-nya sebagai sebuah racun kontak melawan beberapa artropoda"
1949 Walter Rudolf Hess Swiss untuk penemuannya organisasi fungsional antar-otak sebagai koordinator aktivitas organ-organ internal"
António Caetano Egas Moniz Portugal untuk penemuannya nilai teapeutik leukotomi (lobotomi) dalam psikosis tertentu"
1950 Philip Showalter Hench Amerika Serikat penemuan hormon pada korteks adrenal, struktur dan fungsinya
Edward Calvin Kendall Amerika Serikat
Tadeusz Reichstein Swiss
Polandia

1951–2000

Tahun Penerima Negara Karya yang Diberi Penghargaan
1951 Max Theiler Afrika Selatan pengembangan vaksin pada demam kuning
1952 Selman Abraham Waksman Amerika Serikat penemuan streptomisin, antibiotik pertama yang efektif melawan tuberkulosis
1953 Sir Hans Adolf Krebs Britania Raya penemuan siklus asam sitrat pada pernapasan seluler
Fritz Albert Lipmann Amerika Serikat penemuan dan penelitian mengenai koenzim A
1954 Berkas:John Franklin Enders nobel.jpg John Franklin Enders Amerika Serikat penjelasan bagaimana mengultur virus poliomielitis pada tabung percobaan"
Frederick Chapman Robbins Amerika Serikat
Berkas:Thomas Huckle Weller.jpg Thomas Huckle Weller Amerika Serikat
1955 Axel Hugo Theodor Theorell Swedia penelitian mengenai enzim dan perannya, terutama enzim oksidase
1956 André Frédéric Cournand Amerika Serikat penerangan mengenai memasukkan kateter ke jantung dan penelitian pada berbagai penyakit jantung
Werner Forssmann Jerman
Dickinson W. Richards Amerika Serikat
1957 Daniel Bovet Italia penemuan obat sintetik seperti antihistamin yang dapat menghambat aksi amina biologis
1958 Berkas:George Wells Beadle.jpg George Wells Beadle Amerika Serikat untuk penemuan mereka mengenai tindakan-tindakan gene melalui peregulasian peristiwa-peristiwa kimia terdefinisi
Edward Lawrie Tatum Amerika Serikat
Joshua Lederberg Amerika Serikat untuk penemuannya mengenai rekombinasi genetik dan organisasi material genetik bakteria"
1959 Arthur Kornberg Amerika Serikat untuk penemuan mekanisme dalam sintesis biologi asam ribonuklea dan asam deoksiribonukleat"
Severo Ochoa Spanyol
1960 Sir Frank Macfarlane Burnet Australia penemuan bahwa sistem kekebalan janin dapat membedakan kekebalan dari dirinya dan yang bukan dari dirinya
Sir Peter Brian Medawar Brasil
Britania Raya
1961 Georg von Békésy Amerika Serikat penerangan mengenai koklea telinga
1962 Francis Harry Compton Crick Britania Raya penemuan pada struktur molekuler asam nukleat dan artinya untuk perpindahan informasi
James Dewey Watson Amerika Serikat
Maurice Hugh Frederick Wilkins Selandia Baru
Britania Raya
1963 Berkas:Eccles lab.jpg Sir John Carew Eccles Australia penggambaran transmisi elektrik dari impuls sepanjang saraf-saraf
Sir Alan Lloyd Hodgkin Britania Raya
Sir Andrew Fielding Huxley Britania Raya
1964 Konrad Bloch Amerika Serikat penelitian mengenai metabolisme asam lemak dan kolesterol
Feodor Lynen Jerman
1965 François Jacob Prancis penemuan RNA duta, ribosom, dan gen yang mengatur ekspresi gen lainnya
André Lwoff Prancis
Jacques Monod Prancis
1966 Berkas:Peyton Rous nobel.jpg Peyton Rous Amerika Serikat penemuan bahwa virus dapat memengaruhi tumor
Berkas:Charles Brenton Huggins nobel.jpg Charles Brenton Huggins Amerika Serikat penemuan perawatan kanker prostat dengan hormon
1967 Ragnar Granit Finlandia/Swedia penjelasan mengenai macam-macam sel peka-cahaya di mata dan bagaimana interaksi sel tersebut dengan cahaya
Haldan Keffer Hartline Amerika Serikat
George Wald Amerika Serikat
1968 Berkas:Robert W. Holley nobel.jpg Robert W. Holley Amerika Serikat penjelasan kode genetik dan bagaimana kode tersebut berperan di sintesis protein
Har Gobind Khorana India / Britania Raya
Marshall W. Nirenberg Amerika Serikat
1969 Max Delbrück Amerika Serikat karya mengenai mekanisme replikasi dan genetika dari virus
Alfred D. Hershey Amerika Serikat
Salvador E. Luria Italia
Amerika Serikat
1970 Julius Axelrod Amerika Serikat karya mengenai neurotransmiter
Ulf von Euler Swedia
Sir Bernard Katz Britania Raya
1971 Earl W. Sutherland, Jr. Amerika Serikat penemuan peran hormon, terutama epinefrin melalui caraka kedua
1972 Gerald M. Edelman Amerika Serikat penemuan struktur kimiawi dari antibodi
Rodney R. Porter Britania Raya
1973 Karl von Frisch Jerman penelitian pada tingkah laku hewan sosial, terutama penjelasan "bahasa tarian" pada lebah dan bagaimana burung muda menjadi bergantung pada induknya
Konrad Lorenz Austria
Nikolaas Tinbergen Belanda
1974 Albert Claude Belgia penjelasan struktur dan fungsi organel pada sel
Christian de Duve Belgia
George E. Palade Rumania
1975 David Baltimore Amerika Serikat penjelasan bagaiman virus tumor berperan pada materi genetik di sel
Renato Dulbecco Italia
Amerika Serikat
Howard Martin Temin Amerika Serikat
1976 Baruch S. Blumberg Amerika Serikat penemuan virus hepatitis B
D. Carleton Gajdusek Amerika Serikat penjelasan penyakit kuru yang diakibatkan kanibalisme
1977 Roger Guillemin Amerika Serikat karya mengenai hormon peptida yang dibuat di otak
Andrew V. Schally Amerika Serikat
Rosalyn Yalow Amerika Serikat pembuatan metode Yalow-Berson untuk mengukur jumlah hormon peptida menggunakan antibodi
1978 Werner Arber Swiss penemuan enzim restriksi yang merupakan instrumen pada biologi molekuler
Daniel Nathans Amerika Serikat
Hamilton O. Smith Amerika Serikat
1979 Allan M. Cormack Afrika Selatan pengembangan CT-scan
Sir Godfrey N. Hounsfield Britania Raya
1980 Baruj Benacerraf Venezuela penemuan gen kompleks histokompatibilitas mayor yang mengode kepentingan molekul permukaan sel untuk pembedaan sistem kekebalan antara dari dirinya dan bukan dari dirinya
Jean Dausset Prancis
George D. Snell Amerika Serikat
1981 Roger W. Sperry Amerika Serikat penelitian mengenai hemisfer otak
David H. Hubel Kanada karya mengenai proses informasi visual di otak
Torsten N. Wiesel Swedia
1982 Sune K. Bergström Swedia penemuan prostaglandin
Bengt I. Samuelsson Swedia
Sir John R. Vane Britania Raya
1983 Barbara McClintock Amerika Serikat penemuan unsur genetik bergerak atau transposon pada jagung
1984 Niels K. Jerne Denmark karya mengenai sistem kekebalan dan produksi antibodi monoklonal
Georges J.F. Köhler Jerman
César Milstein Argentina
Britania Raya
1985 Michael S. Brown Amerika Serikat penjelasan pengaturan metabolisme kolesterol
Joseph L. Goldstein Amerika Serikat
1986 Stanley Cohen Amerika Serikat penemuan faktor pertumbuhan
Rita Levi-Montalcini Italia
1987 Susumu Tonegawa Jepang penemuan bagaimana keragaman besar pada antibodi diproduksi secara genetis
1988 Sir James W. Black Britania Raya penemuan prinsip penting dalam farmakologi
Gertrude B. Elion Amerika Serikat
George H. Hitchings Amerika Serikat
1989 J. Michael Bishop Amerika Serikat penemuan asal-usul seluler dari gen kanker retrovirus
Harold E. Varmus Amerika Serikat
1990 Joseph E. Murray Amerika Serikat karya mengenai transplantasi organ dan sel
E. Donnall Thomas Amerika Serikat
1991 Erwin Neher Jerman pengembangan teknik yang menunjukkan bahwa kanal ion berada di membran sel dan keterangan terkait
Bert Sakmann Jerman
1992 Edmond H. Fischer Swiss
Amerika Serikat
penemuan bagaimana fosforilasi protein digunakan untuk mengatur proses biologis
Edwin G. Krebs Amerika Serikat
1993 Sir Richard J. Roberts Britania Raya penemuan bahwa gen di eukariota bukan merupakan benang berlanjut tetapi mengandung intron, dan bahwa pemotongan RNA duta untuk menghapus intron-intron tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, menghasilkan beragai protein dari sekuens DNA yang sama.
Phillip A. Sharp Amerika Serikat
1994 Alfred G. Gilman Amerika Serikat penemuan protein G dan perannya pada transduksi sinyal sel
Martin Rodbell Amerika Serikat
1995 Edward B. Lewis Amerika Serikat penemuan bahwa gen terlibat pada program pengembangan pada lalat buah atau Drosophila melanogaster
Christiane Nüsslein-Volhard Jerman
Eric F. Wieschaus Amerika Serikat
1996 Peter C. Doherty Australia penjelasan bagaimana molekul kompleks histokompatibilitas mayor digunakan oleh sel darah putih untuk mendeteksi dan membunuh sel yang terinfeksi virus
Rolf M. Zinkernagel Swiss
1997 Stanley B. Prusiner Amerika Serikat penemuan prion, partikel protein yang terinfeksi
1998 Robert F. Furchgott Amerika Serikat penemuan penandaan pada nitrogen monoksida sebagai penanda molekul dalam sistem kardiovaskular"
Louis J. Ignarro Amerika Serikat
Ferid Murad Amerika Serikat
1999 Günter Blobel Jerman/Amerika Serikat penemuan bahwa protein yang baru dibuat mengandung "tag alamat" yang mengarahkan protein tersebut ke lokasi yang tepat di sel
2000 Arvid Carlsson Swedia untuk penemuan mereka terkait transduksi sinyal dalam sistem saraf
Paul Greengard Amerika Serikat
Eric R. Kandel Amerika Serikat

2001–sekarang

Tahun Penerima Negara Karya yang Diberi Penghargaan
2001 Leland H. Hartwell Amerika Serikat penemuan siklin dan kinase bergantung siklin, molekul-molekul pusat pada pengaturan siklus sel
Sir Tim Hunt Britania Raya
Sir Paul M. Nurse Britania Raya
2002 Sydney Brenner Afrika Selatan karya pada urutan yang tepat pada pembelahan dan kematian sel-sel pada nematoda Caenorhabditis elegans, dan penerangan proses kematian sel terprogram (apoptosis)
H. Robert Horvitz Amerika Serikat
Sir John E. Sulston Britania Raya
2003 Paul Lauterbur Amerika Serikat penemuan pencitraan resonansi magnetik
Sir Peter Mansfield Britania Raya
2004 Richard Axel Amerika Serikat penemuan reseptor odoran dan organisasi dari sistem penghidu (olfactory system)
Linda B. Buck Amerika Serikat
2005 Barry J. Marshall Australia penemuan bakteri Helicobacter pylori dan perannya di gastritis dan penyakit ulkus peptik
J. Robin Warren Australia
2006 Andrew Z. Fire Amerika Serikat penemuan interferensi RNA, suatu mekanisme peredaman gen dengan RNA untai ganda
Craig C. Mello Amerika Serikat
2007 Mario R. Capecchi Amerika Serikat untuk penemuan mereka dalam pengenalan modifikasi gen spesifik pada tikus dengan penggunaan sel punca
Sir Martin J. Evans Britania Raya
Oliver Smithies Amerika Serikat
2008 Harald zur Hausen Jerman untuk penemuan virus HPV yang menyebabkan kanker serviks
Françoise Barré-Sinoussi Prancis penemuan berkaitan virus HIV
Luc Montagnier Prancis
2009 Elizabeth H. Blackburn Amerika Serikat
Australia
penemuan enzim telomerase, penjaga bagian ujung dari kromosom (telomer).
Carol W. Greider Amerika Serikat
Jack W. Szostak Amerika Serikat
2010 Sir Robert G. Edwards Britania Raya untuk pengembangan fertilisasi in vitro"
2011
Bruce A. Beutler Amerika Serikat untuk penemuan mereka terkait aktivasi kekebalan turunan
Jules A. Hoffmann Prancis
Ralph M. Steinman Amerika Serikat
Kanada
untuk penemuan sel dendritik dan perannya dalam kekebalan tiruan.
(diberikan secara anumerta)
2012 Sir John B. Gurdon Britania Raya untuk penemuan bahwa sel matang dapat diprogram untuk menjadi pluripotent.
Shinya Yamanaka Jepang
2013 James E. Rothman Amerika Serikat Karena mampu memecahkan misteri bagaimana sel mengatur sistem transportasinya dan mengirimkan muatan molekul ke tempat dan pada waktu yang tepat.
Randy W. Schekman Amerika Serikat
Thomas C. Südhof Amerika Serikat
2014 John O'Keefe Amerika Serikat
Britania Raya
untuk hasil karya mereka dalam menemukan sel yang berfungsi sebagai sistem pengendali/pengenal posisi tempat (mirip dengan prinsip GPS) di dalam otak.
May-Britt Moser Norwegia
Edvard I. Moser Norwegia
2015
William C. Campbell Irlandia
Amerika Serikat
untuk penemuan mereka terkait sebuah terapi novel melawan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh parasit-parasit cacing.
Satoshi Ōmura Jepang
Tu Youyou Tiongkok untuk penemuannya terkait sebuah terapi novel melawan Malaria.
2016 Yoshinori Ohsumi Jepang untuk penemuan mekanisme autofagi.
2017 Jeffrey C. Hall Amerika Serikat untuk penemuan mereka dari mekanisme molekuler yang mengkontrol ritme sirkadia
Michael Rosbash Amerika Serikat
Michael W. Young Amerika Serikat
2018 James P. Allison Amerika Serikat untuk penemuan mereka mengenai terapi kanker melalui penghambatan terhadap pengaturan sistem imun secara negatif.
Tasuku Honjo Jepang
2019 William Kaelin Jr. Amerika Serikat "untuk penemuan mereka tentang bagaimana sel merasakan dan beradaptasi terhadap ketersediaan oksigen"
Peter J. Ratcliffe Britania Raya
Gregg L. Semenza Amerika Serikat
2020 Harvey J. Alter  Amerika Serikat "untuk penemuan virus Hepatitis C"
Michael Houghton  Britania Raya
Charles M. Rice  Amerika Serikat

Catatan

^A. Bentuk dan pengucapan nama dalam kolom nama berdasarkan pada nobelprize.org, situs web resmi Yayasan Nobel. Pengucapan dan bentuk nama alternatif diberikan di artikel-artikel yang dipranalakan dari kolom tersebut. Gambar dari setiap penerima Nobel ditampilkan. Untuk gambar resmi yang disediakan oleh Yayasan Nobel, lihat halaman-halaman untuk setiap penerima Nobel di nobelprize.org.

^B. Informasi dalam kolom negara berdasarkan pada nobelprize.org, situs web resmi Yayasan Nobel. Informasi tersebut tidak selalu menandakan tempat lahir atau kewarganegaraan penerima tersebut.

^C. Kutipan untuk setiap penghargaan dikutip (tidak selalu sepenuhnya) dari nobelprize.org, situs web resmi Yayasan Nobel. Pranala-pranala dalam kolom tersebut adalah artikel-artikel (atau bagian-bagian dari artikel) tentang sejarah dan ranah fisiologi dan pengobatan di mana penghargaan tersebut dipersembahan. Pranala tersebut hanya dijadikan sebagai panduan atau penjelasan. Untuk catatan lengkap dari karya yang dibuat oleh setiap penerima Nobel, silahkan lihat artikel-artikel biografi yang dipranalakan dari kolom nama.

Read next

In 53 languages

Text from Wikipedia, CC BY-SA 4.0 · Source article